Selasa, 17 Juli 2012

Resep Rainbow Cake




Setelah muncul satu lagi jenis kue yang sedang populer di masyarakat, Rainbow Cake, si Kue warna-warni pelangi yang sungguh cantik di mata dan lezat di lidah.

Sebagai wujud ketertarikan dan pelengkap catatan di blog saya, tak ada salahnya berbagi resep membuat Rainbow cake,  yang saya punya,                                       (katanya)  tidak sulit kok ! 
(walau saya sendiri belum ada waktu untuk mencoba) 
Ini dia resepnya.


Resep Rainbow Cake
Resep Rainbow Cake- 6 butir telur
- 200 gram gula pasir
- ½ sendok the Pengembang Kue
- 125 gram Tepung Terigu (diayak, kemudian dicampurkan dengan susu bubuk sesuai selera)
- 3-5 sendok susu bubuk
- Vanili bubuk secukupnya
- 175 ml minyak
- 100 gram Cokelat Blok (putih / cokelat, dilelehkan terlebih dahulu, kemudian campurkan dengan minyak)
- 6-7 Pewarna Kue (tersedia juga pewarna kue dengan rasa buah-buahan, seperti misalnya yang warna Kuning rasa Lemon, dan lain sebagainya).


Selasa, 03 Juli 2012

Ibunda Mengapa Engkau Menangis


Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."
Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.
Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.
Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?" Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.



Minggu, 01 Juli 2012

Bersahabat dengan Kenyataan


Alhamdulillah...,


Di kala hari masih dini.., mentari pun masih enggan menampakkan diri..,
Ku menembus heningnya hari.., tunaikan kewajiban dan sunnah bersujud berserah diri....,
Titian hari pun ku lalui.., 

Bismillah...,
Menata segala untuk keluarga tercinta..,
anak-anakku, suamiku serta ibuku di usia senjanya..
yang tak jarang seakan menguji hati ku menghadapinya.., Astaghfirullah..





Ku sadari.., tiada manusia yang sempurna...,

Sungguh..., ini lah kehidupan yang nyata...,

Meski selalu harus ku jalani tapi bukan lah tanpa cela dan kendala..

Di balik ini semua.. selalu ada suka dan duka.., sekali lagi inilah kehidupan yang nyata..,
Yang tak bisa di pilih, di hindari atau usai hanya dengan keluh kesah semata..,
Memang bukan itu jalan keluarnya..,

Hanya ikhtiar dan do'a padaNYA.., ku tenangkan diri memohon kelapangan hati..
Lalui kehidupan ..apa adanya.., kehidupan yang lebih banyak nikmat karuniaNYA..
Tetap ku bersyukur, Alhamdulillah.., 

Menata hati, menjaga ikhlas dan tutur kata...
Hanya satu yang pasti.., luruskan hati karenaNYA..
dan 'Bersahabat dengan Kenyataan' yang harus ku hadapi..

Semoga Allah SWT memudahkan..,
InsyAllah ... Aamiin.. YRA..